Kata Kata Bijak Cinta Kisah Cintaku Berujung Kematian

Kata Kata Bijak Cinta Kisah Cintaku Berujung Kematian - Terkadang cinta itu manis, cinta itu menyenangkan dan mengasyikkan. Tapi terkadang cinta itu, membuat seseorang nekat untuk mengakhiri hidupnya atau istilah populernya dikenal dengan sebutan bunuh diri.
Kata Kata Bijak Cinta Kisah Cintaku Berujung Kematian
Kata Kata Bijak Cinta Kisah Cintaku Berujung Kematian 


Berkenaan dengan peristiwa dan kejadiang yang seringkali dialami oleh kaum remaja yang nekat mengakhiri hidupnya. Maka dari itu, Katakatabijakcinta.com akan membagikan beberapa ulasan penting buat anda semua. Berikut di bawah ini adalah artikelnya :
Tuhan apakah ku berdosa ketika ku tidak bisa menyelesaikan masalahku ini, dengan cara bunuh diri ya Allah. Karena ku tak bisa menanggung malu lagi Ya Allah, karena ku kebablasan akibat dari perbuatan pacarku yang tak bisa mempertangung jawabkan perbuatannya, makanya ku rasanya tak punya semangat lagi untuk hidup Ya Allah. 
Ternyata perkataan orang itu benar, seseorang baru sadar ketika pacarnya atau kekasihnya telah merampas kesucian dan kehormatan seorang wanita. Itulah yang kurasakan saat ini, rasanya ku ingin menghilang dan melupakan semua itu karena jalan bunuh diri. Tapi bunuh diri itu, perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah Swt.  
Mencinta boleh saja tapi jangan karena anda sakit hati anda ingin mengakhiri hidup anda. Karena itu sama sekali anda tidak mempunyai akal pikiran yang sehat. Dan bunuh diri itu bukanlah suatu solusi lari dari masalah. Justru dengan bunuh diri, anda bisa saja dijebloskan di neraka jahannam.
Semakin hari ku semakin lelah menjalani hidup ini. Karena orang tuaku tidak ingin menerima lamaran dari kekasihku karena uang panaiknya tidak mencukupi persyaratannya. Padahal ku sudah hamil duluan dan ku tak bisa berfikir lagi jalan apa yang harus kutempuh untuk mengatasi semua ini.
Rasanya ku tak sanggup menjalani kerasnya hidup ini. Karena ku bukanlah orang yang suci lagi, karena kekasih atau pacarku telah menghamiliku dengan alasan cinta dan kasih sayang. Tapi dia tidak ingin bertanggung jawab, makanya hidup ini tidak ada lagi artinya buat saya.
Tak ada yang bisa kulakukan untuk saat ini, hanya dengan menangis dan menangis saja bisa kulakukan. Karena ku tak bisa mengambilakan apa yang telah hilang dalam diriku ini selama ini.

Penyebab utama seseorang/kaum remaja mengakhiri hidupnya dengan jalan bunuh diri :

  1. Faktor yang paling mempengaruhi kaum remaja mengakhiri hidupnya, khussunya buat kaum wanita adalah mereka dihamili oleh kekasih atau pacarnya yang enggan untuk bertanggung jawab. Jadi mereka tidak tahu jalan apa yang harus ditempuh, karena hamil sebelum menikah itu termasuk aib yang sangat besar dosanya bahkan membuat orang tua dan keluarga menanggung malu, akibat perbuatan hina anda. Jadi jangan heran, jika ada kaum remaja mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri, karena hal tersebut.
  2. Faktor yang seringkali membuat kebanyakan kaum remaja mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri adalah mereka terlalu ditekan oleh keluarga ataukah orang tuanya secara berlebihan atau tidak memberikan ruang sama sekali. Jadi mereka merasa hidupnya seperti penjara, maka muncullah sebuah inisiatif untuk mengakhiri hidupnya. Orang tua dan keluarga tak bisa juga disalahkan sepenuhnya karena kebanyakan orang tua hanya ingin anak-anaknya kehidupannya menjadi lebih baik dan tidak ingin anak-anaknya salah jalan, itu saja harapan terbesar orang tua untuk anak-anaknya.
  3. Faktor lain juga, kenapa kebanyakan orang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri adalah karena dengan faktor ekonomi. Dalam artian mereka sudah bosan hidup bersama dengan kemiskinan atau tidak memiliki pekerjaan atau mereka sudah berusaha dengan giat. Tapi ujung-ujungnya mereka bangkrut atau jatuh miskin, maka mereka memilih jalan untuk bunuh diri dengan berbagai macam cara.

Ayat Tentang Larangan Bunh Diri :

يا أيها الذين آمنوا لا تأكلوا أموالكم بينكم بالباطل إلا أن تكون تجارة عن تراض منكم ولا تقتلوا أنفسكم إن الله كان بكم رحيما

Yang Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (An-Nisa’ : 29)

فلعلك باخع نفسك على آثارهم إن لم يؤمنوا بهذا الحديث أسفا

Yang Artinya : “Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati sesudah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al Qur’an).” (QS. Al-Kahfi ; 6)

Hadist tentang Larangan Bunh Diri :

Hadits 86 : (Shahih Muslim) Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw., bersabda : “Siapa yang bunuh diri dengan senjata tajam, maka senjata itu akan ditusuk-tusukannya sendiri dengan tangannya ke perutnya di neraka untuk selama-lamanya; dan siapa yang bunuh diri dengan racun, maka dia akan meminumnya pula sedikit demi sedikit nanti di neraka, untuk selama-lamanya; dan siapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari gunung, maka dia akan menjatuhkan dirinya pula nanti (berulang-ulang) ke neraka, untuk selama-lamanya.”

Hadits 87 : (Shahih Muslim) Dari Tsabit bin Dhahhak ra, dari Nabi saw., sabdanya : “Tidak wajib bagi seseorang melaksanakan nazar apabila dia tidak sanggup melaksanakannya.” “Mengutuk orang Mu’min sama halnya dengan membunuhnya.” “Mengadakan tuduhan bohong atau sumpah palsu untuk menambah kekayaannya dengan menguasai harta orang lain, maka Allah tidak akan menambah baginya, bahkan akan mengurangi hartanya.”

Hadits 88 : (Shahih Muslim) Dari Tsabit bin Dhahhak ra, katanya Nabi saw., sabdanya : “Siapa yang bersumpah menurut cara suatu agama selain Islam, baik sumpahnya itu dusta maupun sengaja, maka orang itu akan mengalami sumpahnya sendiri. “Siapa yang bunuh diri dengan suatu cara, Allah akan menyiksanya di neraka jahanam dengan cara itu pula.”

Hadits 89 : (Shahih Muslim) Dari Abu Hurairah ra, katanya : “Kami ikut perang bersama-sama Rasulullah saw., dalam perang Hunain. Rasulullah saw., berkata kepada seorang laki-laki yang mengaku Islam, “Orang ini penghuni neraka.” Ketika kami berperang, orang itu pun ikut berperang dengan gagah berani, sehingga dia terluka. Maka dilaporkan orang hal itu kepada Rasulullah saw., katanya “Orang yang tadi anda katakan penghuni neraka, ternyata dia berperang dengan gagah berani dan sekarang dia tewas.” Jawab Nabi saw., “Dia ke neraka.” Hampir saja sebahagian kaum muslimin menjadi ragu-ragu. Ketika mereka sedang dalam keadaan demikian, tiba-tiba diterima berita bahwa dia belum mati, tetapi luka parah. Apabila malam telah tiba, orang itu tidak sabar menahan sakit karena lukanya itu. Lalu dia bunuh diri. Peristiwa itu dilaporkan orang pula kepada Nabi saw. Nabi saw., bersabda, : “Kemudian beliau memerintahkan Bilal supaya menyiarkan kepada orang banyak, bahwa tidak akan dapat masuk surga melainkan orang muslim (orang yang tunduk patuh).


Hadits 90 : (Shahih Muslim) Dari Syaiban ra., katanya dia mendengar Hasan ra, bercerita : “Masa dulu, ada seorang laki-laki keluar bisul. Ketika ia tidak dapat lagi menahan sakit, ditusuknya bisulnya itu dengan anak panah, menyebabkan darah banyak keluar sehingga ia meninggal. Lalu Tuhanmu berfirman : Aku haramkan baginya surga.” (Karena dia sengaja bunuh diri.) Kemudian Hasan menunjuk ke masjid sambil berkata, “Demi Allah! Jundab menyampaikan hadits itu kepadaku dari Rasulullah saw., di dalam masjid ini.”


Demikianlah informasi dan artikel pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, jangan pernah anda mengakhiri hidup anda dengan bunuh diri. Karena dengan bunuh diri, bukannya masalah semakin bertambah justru membuat diri anda langsung dicebloskan di neraka jahannam. Karena sesiapa yang sengaja bunuh diri, maka dia termasuk penghuni neraka. Sekian dan terima kasih.
Bagikan ke :
Facebook Twitter Google+

0 Response to "Kata Kata Bijak Cinta Kisah Cintaku Berujung Kematian "

Posting Komentar